Tulisan – 4 Social Engineering (Rekayasa Sosial)

Posted: 19 Januari 2013 in TUGAS campus

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. Latar Belakang

Perubahan sosial yang bergerak melalui rekayasa sosial harus diawali dengan perubahan cara berpikir. Tidak akan mungkin perubahan dapat terjadi jika manusia masih terjebak dalam pola pikir yang salah. Perubahan sosial juga berpotensi menimbulkan krisis. Orang yang tidak siap dengan perubahan, yakni golongan orang yang sudah merasa nyaman dengan kondisinya saat ini cenderung bersikap antipati terhadap perubahan. makna dari rekayasa sosial yang sebenarnya dapat dengan mudah kita temukan dikehidupan sehari-hari.

Rekayasa Sosial, pengertiannya adalah campur tangan sebuah gerakan ilmiah dari visi ideal tertentu yang ditujukan untuk mempengaruhi perubahan sosial.

Latar belakang dari hal ini adalah:

•  Ada ketegangan dari masalah sosial

•  Ada energi atau visi ideal yang menuntut pelibatan sentimen

•  Ada objek masalah yang bisa diamati dan berpotensial untuk diselesaikan

 

  1. Tujuan
  • Dapat merubah perilaku individual
  • Dapat merubah set soaial
  • Dapat mempertinggi martabat umat
  • Memahami penyebab masalah sosial
  •  Mengerti inti masalah sosial
  1. Sasaran
  • Sasaran akhir; berupa korban atau lembaga-lembaga yang merusak.
  • Sasaran antara; seperti masyarakat/pemerintah, bisnis, atau profesi.


BAB II

 PERMASALAHAN

Analisis permasalahan Social Engineering (Rekayasa Sosial) dengan memperhatikan dan mempertimbangkan  kondisi lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari aspek :

  1. 1.      Kekuatan (Strength)
  2. Saluran (channel)

Media untuk menyampaikan pengaruh dan respon dari setiap pelaku perubahan ke sasaran perubahan.

  1. Sasaran perubahan (Change target)

Individu, kelompok atau lembaga yang ditunjuk sebagai sasaran upaya perubahan

  1. Strategi perubahan

Teknik utama yang diterapkan oleh pelaku perubahan untuk menimbulkan dampak pada sasaran perubahan.

  1. Sang pelaku (Change of agency)

Organisasi yang misi utamanya memajukan sebab sosial

  1. 2.      Kelemahan (Weakness)
  2.  Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain.
  3. Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat.
  4. Prasangka terhadap hal-hal yang baru.
  5. Hambatan ideologis.
  1. 3.      Peluang (Opportunity)
    1. Ideas

pandangan hidup, pandangan dunia dan nilai-nilai

  1. Great People

perubahan sosial terjadi atas kelahiran-kelahiran manusia besar di zamannya yang dapat menarik simpati dari massa

  1. Social Movement

Perubahan terjadi karena pergerakan massa yang menuntut terjadinya perubahan.

  1. Tokoh-tokoh besar (the great individuals)

yang seringkali disebut sebagai heroes (pahlawan).

  1. 4.      Tantangan/Hambatan (Threats)
    1. Dapat merubah perilaku individual
    2. Ketidakserasian perubahan-perubahan dan ketertinggalan budaya (cultural lag)
    3.  c.             Terpaksa berubah karena terjadinya perubahan dalam lingkungan
    4.  d.  mudah terjadi pertentangan yang dapat menimbulkan kegoncangan sosial.

BAB III 

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

 

1. Kesimpulan

  1. kekuatan / kepintaran teknologi menjadi sasaran alat untuk membuat rekayasa  sosial
  2. Masyarakat menginginkan adanya perubahan sosial kearah yang lebih baik sehingga perubahan sosial harus dapat dilakukan secara berkesinambungan dan terencana
  3. Perubahan yang terjadi bukan hanya menuju ke arah kemajuan, tetapi dapat juga   menuju ke arah kemunduran
  4. Pendidikan merupakan salah satu faktor yang bisa mengukur tingkat kemajuan sebuahmasyarakat

 

2. Rekomendasi

  1. Harus ada keinginan dari masyarakat banyak untuk mengadakan perubahan. Maksudnya adalah bahwa di dalam masyarakat harus ada perasaan tidak puas terhadap keadaan dan harus ada keinginan untuk mencapai keadaan yang lebih baik.
  2. Ada seorang pemimpin atau sekelompok orang yang mampu memimpin masyarakat untuk mengadakan perubahan.
  3. Ada tujuan konkret yang dapat dicapai. Artinya, tujuan itu dapat dilihat oleh masyarakat dan dilengkapi oleh suatu ideologi tertentu.
  4. Harus ada momentum yang tepat untuk mengadakan revolusi, yaitu saat di mana keadaan sudah tepat dan baik untuk mengadakan suatu gerakan.

 

Referensi

http://aliengalau.blogspot.com/2012/05/analisis-sosial-dan-rekayasa-sosial.html

http://auliayoel.blogspot.com/2011/12/perubahan-sosial-dan-kebudayaan.html

http://www.scribd.com/doc/29236348/Makalah-Perubahan-Sosial-Budaya

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s